THE DEPRESSED PERSON

By David Foster Wallace HARPER’S MAGAZINE/JANUARY 1998   The depressed person was in terrible and unceasing emotional pain, and the impossibility of sharing or articulating this pain was itself a component of the pain and a contributing factor in its essential horror. Despairing, then, of describing the emotional pain itself, the depressed person hoped at…

Puisi (Cerpen Nugroho Notosusanto, 1954)

Ketika aku bersama Gon keluar dari Bioskop Menteng habis nonton “High Noon”, kami melihat Gajah berjalan di muka kami bersama seorang gadis. Kami membuntut dia dari belakang: itulah pertama kalinya aku melihat dia. Dari muka datang dua orang pemuda yang badannya kukuh dan mukanya hitam dan seram. Sambil menyiulkan ballade “High Noon” mereka menerjang siapa…

Chairil Anwar (oleh Aboe Bakar Loebis, 1995)

Seorang teman saya yang sering sekali datang di asrama ialah Chairil Anwar, penyair dan pelopor sastra Angkatan 45. Saya pertama kali berkenalan dengan Chairil di rumah Bung Syahrir. Pada suatu hari saya melihat seorang pemuda, berbadan kurus, dengan pakaian kurang bersih, berambut seperti tidak disisir, matanya besar dan agak merah. Pada waktu itu ia sedang…

Seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke Romantisisme

Tahun lalu, di Kemudian.com akun azkashabrina memublikasikan cerpen komedi sejarah berjudul “Agenda“. Dalam cerpen ini pengarang memarodikan detik-detik menjelang proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, ketika tokoh-tokoh pemuda seperti Sukarni, Wikana, dan Adam Malik membujuk Bung Karno agar segera melaksanakannya. Cerpen ini mendapat sambutan ramai, ada yang menyanjung ada pula yang tidak sreg. Dalam buku Kilas Balik Revolusi: Kenangan,…

Tiga Tahapan Tiga Warna

Baru-baru ini saya mengetik ulang cerita dari Bobo lawas. Cukup mengasyikkan. Saat membuka halaman-halaman majalah tersebut, terasa kembali semarak dunia anak-anak, ketika segalanya tampak menarik dan menimbulkan keingintahuan, imajinatif, fantastis, lucu, dan sebagainya. Nostalgia. Cerita-cerita yang saya ketik ulang itu walau sederhana, namun mengandung gagasan kreatif maupun pengetahuan, dan, terutama, menenteramkan*: kebaikan pasti menang; hitam…

Belajar dengan Menerjemahkan Ulang

Atas: Teks sumber (The Kite Runner karya Khaled Hosseini); Tengah: Hasil latihan; Bawah: Hasil latihan disesuaikan dengan teks terbitan Qanita, cetakan I, Maret 2006 (penerjemah Berliani M. Nugrahani, penyunting Pangestuningsih, proofreader Herlina Sitorus) Beberapa waktu lalu saya memiliki partner berlatih menerjemahkan. Awalnya, salah seorang dari mereka mengusulkan untuk menerjemahkan The Perks of Being Wallflower (selanjutnya TPBW)…